Loading…

READY TO ROCK?

Click the button below to start exploring our website and learn more about our awesome company
Start exploring

Bayi Anda sedang Tumbuh Gigi Susu, Kenali Macam-Macam Penyakit Ini

Tertawanya bayi memang semakin jenaka apalagi ketika usai tumbuh gigi. Setiap anak mempunyai momen keluarnya gigi berlainan tetapi waktunya tidak mungkin ditetapkan. Kebanyakan bayi timbulnya gigi pertama kali di usia kira-kira 4 bulan ke 1 tahun. Namun sering ada yang kurang amaupun lebih.

Walaupun terdapat perbedaan masa pertumbuhan gigi pada bayi walaupun gejala yang dialami pada semua bayi hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu waktu ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada gusi si bayi. Sehingga bocah bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu gak perlu cemas, sebab itu merupakan tanda-tanda bocah timbulnya gigi. Dengan begitu perlu diketahui bagaimana ketika tanda-tanda bocah timbulnya gigi anak kecil sehingga seorang orang tua mampu mengerti hal tersebut.

Rasa Nyeri pada Gusi

Terjadinya rasa nyeri pada jaringan lunak di gusi sebab dari infeksi. Kebanyakan keluarnya gigi perdana bakal terasa sakit, begitu pula pada saat munculnya gigi geraham yang terlihat seperti yang teramat menyakitkan. Ibu tidak usah takut, karena seiring dengan munculnya gigi si bocah yang semakin berkembang, perlahan-lahan si bayi akan menganggap terbiasa dengan munculnya gigi dan perasaan gak aman di hari nanti.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada timbulnya gigi dapat merangsang pengeluaran air liur pada mulut bocah. Sehingga gak heran apabila Ibu sering melihat mulut bocah kerap terbuka dan air liur keluar dari mulutnya.

Sering Menggigit

Tekanan dari munculnya gigi yang akan timbul dari gusi menjadikan rasa nyilu terhadap gusi bayi. Hal itu bakal menyebabkan ketidaknyamanan terhadap keadaan bocah tersebut. Tidak cuma itu saja, rasa geli dan gatal terhadap gusi bocah membuat anak kecil akan mencurahkan dengan menggigit barang yang dipegang bahkan sampai menggigit puting ibu diwaktu sedang menyusu.

Batuk-Batuk

netesnya air liur yang berlebihan sebab timbulnya gigi mengakibatkan bayi mudah tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi lantarannya berlebihannya air liur yang membanjiri mulut. Tapi kalau gak ada timbulnya tanda-tanda flu, pilek, atau alergi mestinya tanda yang satu ini tak terlalu masalah. Tapi kalau memang merasakan batuk-batuk terus bisa jadi anak kecil mengalami sakit akibat virus dan sebagainya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tidak cuma ngences dan batuk-batuk, netesnya air liur yang begitu berlebihan selagi masa keluarnya gigi pula memicu keluarnya ruam kulit yang kering di sekitar area mulut, dagu, sering kali di leher. Pemicunya yakni bersinggungan langsung dengan air liur tersebut. Oleh sebab itu, Ibu seharusnya terbiasa membersihkan air liur bocah dengan sapu tangan yang lembut dalam mengurangi timbulnya ruam. Walaupun, kalau ruam telah terbentuk, oleskan krim atau lotion pada bocah dengan baik dan nyaman untuk si bayi.

Tidak Nafsu Makan

Pada rasa nyeri pada gusi waktu pertumbuhan gigi gak hanya membuat bayi merasa tidak nyaman, tapi juga mampu mengurangi nafsu makan. Bahkan saat menyusu saja malah menjadikan gusi nyilu. Oleh lantarannya itu, jangan heran kalau bayi menolak disuapi makanan padat maupun susu ketika giginya mulai tumbuh.

Sering Rewel

Gusi anak kecil yang dirasakan nyilu akan menjadikan si anak sering rewel. Hal ini sangatlah wajar sebab mengalami ketidaknyamanan yang dialami si kecil ternyata bukan sekedar diakibatkan oleh nyeri gusi, tapi juga dipengaruhi oleh terjadinya sel-sel di gusi yang hancur dan pecah supaya gigi mampu tumbuh keluar. Gak heran kalau menyebabkan si anak rewel justru hingga gangguan kesehatan.

Terjadinya Demam

Kebanyakan terkadang terjadi infeksi terhadap fisik bakal memicu demam, demikian juga dengan peradangan yang terjadi di gusi alasannya timbulnya gigi. Namun demam yang terjadi kebanyakan cuma demam kecil saja, sehingga dapat diatasi dengan sederhana di rumah.

Hematoma Gusi

ciri-ciri tumbuh gigi pada bayi yang sudah terbukti ialah hematoma atau terjadinya pendarahan pada bawah gusi. Ditandai dengan gumpalan kemerahan pada bawah gusi misalnya gusi bengkak. Tapi Ibu tidak mesti panik, karena gejala ini akan membaik dengan sendirinya saat gigi telah berkembang. Untuk mengatasi nyilu, Ibu juga mampu memberi bantuan menggunakan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Adanya mengalami nyeri membuat bayi mengalami tak aman sehingga ia sulit tidur dengan nyaman. Umumnya, Ibu mengurusnya dengan teknik menyusui. Namun terkadang menyusui justru akan membuatnya tambah sakit akibat sentuhan antara puting Ibu dengan gusi anak kecil. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu bisa membuat bayi adem dengan cara menepuk-nepuknya.

Leave a Reply